__riri ajah__

melow melowJanuary 20, 2007 4:37 am

Aku pasti kembali by ratu 

Waktu tlah tiba
Aku kan meninggalkan
Tinggalkan kamu
Tuk sementara

Kau dekap aku
Kau bilang jangan pergi
Tapi ku hanya dapat berkata

Aku hanya pergi tuk sementara
Bukan tuk meninggalkanmu selamanya
Ku pasti kan kembali pada dirimu
Tapi kau jangan nakal
Aku pasti kembali

Kau peluk aku
Kau ciumi pipiku
Kau bilang janganlah ku pergi
Bujuk rayumu buat hatiku sedih
Tapi ku hanya dapat berkata

Apabila nanti
Kau rindukanku
Didekapmu oh
Tak perlu kau risaukan
Aku pasti akan kembali oh

 

hehehehhe…buat temen2 CPE pasti udah apal ama nih lagu
cos classyku kemarin pake NSP ini n banyak yang protes "lagu apaan sih ri..??"
eh bis itu malah banyak yang seneng… klklklkl tresno jalaran soko kulino :) ) waxaxaxaxaxa….

coret coret plus curhatJanuary 17, 2007 10:42 am

Calon Istri/Suami itu sama seperti orang yang menunggu bis. Sebuah bis datang, dan kamu bilang, "Wah.. terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh! Aku tunggu bis berikutnya aja deh."
Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh  bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi..nggak mau ah.."
Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi seakan-akan dia  tidak melihatmu dan lewat begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang, "Nggak ada AC nih, bias kepanasan aku". Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.
Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.
Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki  bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju! Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.
Moral dari cerita ini: sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar ‘ideal’ untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita. Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia.
Tidak ada salahnya memiliki ‘persyaratan’ untuk ‘calon’, tapi tidak ada  salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.
Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat.. tapi kamu masih bias berteriak ‘Kiri’ ! dan keluar dengan sopan.
Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung pada keputusanmu. Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu, dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong, kamu sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu, agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya. Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti.Bagimu sendiri, dan bagi dia. Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu? :-)

coret coret plus curhatJanuary 7, 2007 6:28 am

ehmmm…smooth house ketinggalan satu lagi anggota..
setelah tanggal 22 desember mbk ike yang merid, nyusul 2 mgg kemudian mbk eka yang merid..
hiks….aku jadi kehilangan temen sekamar, sekasur, tapi gak se-selimut kok :P
betewe, met merid yah mbkk..moga menjadi keluarga yang samara, n kalo suamine sampean gak pulang ato pulangnya malem mampir ke kontrakan yah…we’ll miss u